waktu saya membaca tentang sebuah buku tetang keagamaan, terlintas sebuah pertanyaan dalam kepala saya..

Apakah kematian itu adalah takdir Allah? dan apakah mati bunuh diri atau dibunuh itu mempercepat takdir ataaau memang sudah takdirnya?

Lalu saya bertanya kepada teman2 saya,
dan kebanyakan dari mereka menjawab..
1. Ya kematian adalah takdir
2. Klau menurut aq kematian seperti itu adalah mempercepat takdir, karena belum waktunya mati tapi dia pingin mati duluan.

Ada juga yang jawab
!. Ya kematian adalah takdir
2. kalw menurut aq itu emang udah takdirnya, tapi emang caranya ajah yang berbeda.

Stelah mendapat jawaban dari teman2 saya, akhirnya saya memutuskan untuk bertanya kepada guru saya..
Beliau menjawab seperti ini..
takdir itu memang di tentukan oleh Allah, tapi takdir itu sebenarnya bisa di ubah,
maksudnya begini, kematian itu sudah di tulis oleh Allah kapan dan dimananya.. tapii kematian itu bisa ditunda maksudnya di perpanjang waktu hidupnya. Caranya adalah dengan cara kita bverbuat amal sholeh.. maka Allah akan memperpanjang umur kita.
Jadi sebenernya takdir itu adalah apabila peristiwa itu telah terjdi misalnya dia bunuh diri dan mati saat itu juga, tapi peristiwa yang belum terjadi itu bukan merupakan takdir. Nah kembali kepada kita, kita akan berbuat seperti apa kepada takdir kita itu..

Kematian akibat bunuh diri adalah karena orang tersebut tidak memiliki iman. Orang yang beriman tidak mungki melakukan hal seperti itu, jadi takdir itu ada yang bisa di ubah ada yang tidak..
Yang bisa diubah misalnya kita suka menolong orang, mengaji, dsb. Suatu hari karena khilaf kita memutuskan untuk bunuh diri, stelah mlakukan itu kita tidah mati dan kembali sehat. Hal itu disebabkan karena amal perbuatan sholeh kita yang telah dicatat oleh Allah, dan Dia akhirnya memperpanjang umur kita. berbeda dengan orang yang tidak taat beribadah, dia memilih nntuk mengakhiri hidupnya yang berharga itu dengan bunuh diri. mUngkin saat itu juga dia akan mati dan akan menanggung semua dosa yang telah ia lakukan slama hidupnya.

Nah, sekarang tinggal kita pilih. akan hidup di jalan yang seperti apa?

Insya Allah postingan ini bermanfaat :D

0 komentar:

Poskan Komentar